4. Rip Current (Arus Balik Laut)
Arus laut yang kuat dan sempit yang mengalir menjauhi pantai. Rip current bisa berbahaya karena dapat menyeret perenang ke laut lebih dalam. Jika terjebak dalam rip current, jangan melawan arus—coba berenang sejajar dengan pantai hingga keluar dari arus sebelum kembali ke daratan.
Baca Juga:
Hingga 20 Januari 2024, BMKG Imbau Warga Waspadai Tinggi Gelombang 4 Meter di Sulut
5. Gelombang Perjalanan (Swell Waves)
Gelombang ini terbentuk jauh di laut akibat angin dan bergerak dalam pola yang lebih teratur dan besar dibandingkan gelombang lokal. Swell waves sering dimanfaatkan peselancar untuk mendapatkan ombak yang panjang dan stabil.
Memahami jenis-jenis gelombang ini bisa membantu kamu menikmati pantai dengan lebih aman dan nyaman. Jika ingin berenang atau berselancar, pastikan selalu memperhatikan kondisi ombak dan peringatan dari petugas pantai.
Baca Juga:
BMKG Minta Nelayan Bali Waspadai Potensi Gelombang Tinggi 3,5 Meter di Perairan Nusa Dua
[Redaktur: Mega Puspita]